Loading...

Ciptakan Kemandirian Pangan dengan KMP dan KRPL

17:43 WIB | Thursday, 22-March-2018 | Pangan, Komoditi | Penulis : Clara Agustin

 

 

Badan Ketahanan Pangan (BKP) saat ini mendorong terciptanya Kemandirian Pangan Nasional melalui Kawasan Mandiri Pangan (KMP) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya menjalanlan instruksi Presiden Joko Widodo yang menargetkan 1.000 desa di 100 kabupaten yang dikoordinir Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

 

“Dengan kegiatan KMP dan KRPL nantinya masyarakatnya dapat menghasilkan pangan sendiri dari desanya dan lambat-laun bisa menghasilkan pendapatan. Ke depannya mereka dapat mandiri secara ekonomi dan sosial,”  kata Kepala BKP, Agung Hendriadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/3)

 

Dalam program KRPL, masyarakat  akan mengoptimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga serta pendapatan secara berkelanjutan. “Jadi kegiatan ini sifatnya padat karya dengan pemberdayaan masyarakatnya. Jadi akan banyak melibatkan masyarakat,” katanya.

 

Untuk pengembangan KRPL, pemerintah menggelontorkan Rp 50 juta/kelompok, minimal 30 rumah tangga. Komponen kegiatannya adalah kebun bibit desa, demplot, pengembangan lahan pekarangan, pengembangan kebun sekolah dan pengolahan hasil pekarangan (menu Bergizi, Beragam, Sehat dan Aman).  “Di tahun ini target kelompok yang akan kami beri bantuan sebanyak 2.300 kelompok,” ucap Agung.

 

Sedangkan dengan KMP,  desa yang sebelumnya rawan pangan akan mendiri secara ekonomi dan sosial. Jadi masyarakatnya tidak perlu lagi membeli pangan dari luar daerahnya, melainkan dapat menghasilkan sendiri. “Tidak ada lagi yang namanya isu kelaparan dan gizi buruk. Kemiskinan dapat teratasi,” tegas mantan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik ini.

 

Agung mengakui, wilayah perdesaan identik dengan kemiskinan. Biasanya di dalam kemiskinan ini terdapat rawan pangan, dan masyarakatnya terutama anak-anak mengalami gizi buruk. “Dengan program ini, rawan pangan di perdesaan dapat kami atasi,” katanya. Cla

 

    Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162